Karier Bambang Pamungkas di Macan Kemayoran

Singkat kata, Bepe memulai profesi untuk pemain sepak bola karieronal bermula dari Diklat Salatiga semasa 3 tahun sebelum masuk dengan Persija.

Tahun 1999 ialah pertama kali seorang Bambang Terakhir bermain di Persija. Pada musim pertama kalinya, Bepe langsung melesat dengan cetak 30 gol dari 24 laga.

Musim selanjutnya, Bepe tidak bersama-sama Persija. Dia putuskan melalui profesi di NHC Norad yang disebut club seksi tiga Belanda. Disana Bepe bermain 11 kali dengan tujuh gol yang ia bikin.

Kesenangannya pada club berjulukan Macan Kemayoran tak perlu disangsikan lagi. Selesai dari Belanda, Bepe kembali lagi menguatkan Persija sama lima tahun sebelum pada akhirnya ke Selangor FA pada musim 2005-2007.

Bambang Terakhir sah memainkan pertandingan perpisahannya untuk pemain sepak bola karieronal waktu bela Persija Jakarta menantang Persebaya Surabaya di Stadion Penting Gelanggang olahraga Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019). Dia putuskan menggantung sepatu.

Singkat kata, Bepe memulai profesi untuk pemain sepak bola karieronal bermula dari Diklat Salatiga semasa 3 tahun sebelum masuk dengan Persija.

Enam tahun lamanya Bepe dengan Persija selesai dari Selangor FA, pada akhirnya dia keluar ke Pelita Bandung Raya (PBR) pada musim 2013 dengan duka cita.

Bersama-sama Persija pada musim 2007-2012, pemain yang sama bernomor 20 itu cetak 78 gol dari 156 performa. Sesaat di PBR dia cetak 25 gol dari 10 pertandingan.

Selesai dari PBR, Bepe kembali pada club Ibu Kota sampai putuskan pensiun pada 17 Desember 2019, di waktu kariernya genap 20 untuk pesepak bola.

Sempat Dicap Pengkhianat

Profesi Bepe yang paling berat ialah saat harus bertemu dengan Persija untuk seorang musuh.

Tahun 1999 ialah pertama kali seorang Bambang Terakhir bermain di Persija. Pada musim pertama kalinya, Bepe langsung melesat dengan cetak 30 gol dari 24 laga.

Saat-saat menguatkan PBR ialah yang paling berat buat figur Bepe. Dia dicap untuk pengkhianat club oleh supporter setia dari Persija Jakarta, Jakmania.

Tetapi, Bepe punyai fakta tinggalkan Macan Kemayoran. Saat itu persisnya tahun 2013, tunggakan upah pemain oleh manajemen jadi pemicunya.

"Bila saya sebutkan saya baik-baik saja, karena itu sebenarnya saya bohong. Namun, bila saya sebutkan jika saya benar-benar terpukul dengan fakta ini, karena itu tidak demikian pula ada," catat Bepe dalam buku yang dia catat #Bepe20Bicara Cinta versus Tanggung Jawab pada 2016 kemarin.

Satu musim bersama-sama PBR, Bepe putuskan kembali pada Persija. Persoalan upah dan hak-hak pemain sudah diselesaikan oleh manajemen kali itu.

Popular Posts