Bagas Kaffa Dukung Regulasi Pemain U-20 di Liga 1
Peraturan pemain U-20 di pertandingan Liga 1 mendapatkan
sambutan positif. Pemain muda Barito Putera, Bagas Kaffa serta dianya
memberikan dukungan penuh bila peraturan itu diwujudkan waktu pertandingan
kembali lagi digelontorkan.
"Bagus sich jika ada peraturan semacam itu. Tetapi saya
melihat sekarang ini ada team Liga 1 yang telah menggunakan pemain junior, ada
pula yang belum," kata Bagas seperti diambil Di antara dari situs sah
team, Sabtu (6/6/2020).
Bagas akui adanya peraturan itu memberi banyak peluang
pemain muda unjuk kekuatan. Ditambah lagi salah satunya arah peraturan itu
untuk mempersiapkan pemain buat hadapi Piala Dunia U-20 tahun kedepan.
Meskipun begitu, pemain berumur 18 tahun mengetahui bila
sekarang ini belum beberapa pemain pemain muda yang dikontrak oleh team-team
yang bertanding Liga 1. Adanya peraturan itu diinginkan semakin banyak pemain
muda yang memperoleh peluang.
Bagas Kaffa adalah salah satunya pemain muda prospek dengan
saudara kembarnya yakni Bagus Kahfi. Beberapa prestasi telah dicatatkan oleh
ke-2 pemain kelahiran Magelang, Jawa Tengah itu termasuk juga waktu bawa Tim
nasional U-16 jadi juara Piala AFF 2018.
Awalnya PSSI terus membahas peraturan mengenai keharusan
club untuk turunkan beberapa pemain U-20 dalam kelanjutan Liga 1 serta 2 musim
2020 yang gagasannya berjalan mulai September atau Oktober.
Pelaksana pekerjaan Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyebutkan
jika pengkajian itu diperintah oleh Direktur Tehnik PSSI Indra Sjafri.
"Direktur tehnik sedang membahasnya. Dalam soal itu,
kami menyertakan APSSI," kata Yunus.
APSSI ialah Perkumpulan Pelatih Sepak Bola Semua Indonesia.
Organisasi ini yang menggerakkan PSSI supaya membuat ketentuan masalah pesepak
bola U-20 di liga sebab Indonesia akan tampil di Piala Dunia U-20 tahun
kedepan.
Dengan makin bertambahnya waktu bermain, APSSI percaya
pemain U-20 bisa tingkatkan kekuatan serta pengalamannya. PSSI juga makin
dipermudahkan dalam cari pemain untuk menguatkan timnas di Piala Dunia U-20.
Anggota Komite Eksekutif APSSI Bambang Nurdiansyah
memperjelas jika faksinya menyarankan supaya waktu perubahan pemain, figur yang
masuk dalam lapangan untuk alternatif pemain muda.

